PHP


Sudah lelah di php-in. Di php-in tentang banyak hal. Rasanya ingin lari dari kenyataan saja, tapi tak bisa. Kenapa harus ada kata php? Siapa sih yang mencetuskan kata ini?

Ralat, kenapa harus ada harapan palsu? Kenapa suka sekali menggantungkan perasaan orang lain. Ini bukan masalah cinta atau apa. Tapi, rasanya tidak tahu kepastiannya akan membuat gusar. Dan sekarang aku merasakannya. Aku gusar, tertohok. Jika memang masih di tarik-ulur seperti ini, kenapa berkata seakan-akan ini sudah pasti.

Malang, 2 Agustus 2017.

oleh seorang yang lelah menjadi korban PHP.

Advertisements

2 thoughts on “PHP

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s