Secret Base


Aku ingin tahu mengapa, aku tidak bisa mengisi baris dalam satu lembar kosong.

Ini hanyalah permainan tentang siapa yang melupakan dan siapa yang dilupakan. Aku bersyukur saat masih dapat melihat bayangannya walau dalam sekejap. Kadang aku merasa sedih, kecewa. Tapi ini hanya sebuah rahasia. Rahasia dimana saat aku tidak mengenal dirinya. terpisah karena dinding kebisuan yang membatasi.

Ketika dia berpikir diam adalah hal yang terbaik, aku tersenyum.

Jangan lupakan, ketika jalan kita berbeda. Ketika kau membatasi dirimu sendiri.

Ini yang terakhir kalinya, mimpi yang sudah ada di depan kita, haruskan menjadi terpecah karena kesendirian kita? Ketika sebuah persahabatan adalah hal terakhir yang dimiliki, ingatlah wajah mereka yang tersenyum.

Tapi perlahan cerita yang dulu, kembali tertulis dari awal.

Kembali dengan dunia yang berbeda. Ketika hanya suaramu yang memberi tahuku, aku berpikir, kita tidak bisa meninggalkan jalan kita hanya untuk jalan yang berbeda.

Aku senang, berbagai hal terjadi denganmu. Tapi langit seperti kehilanganmu. Hari demi hari seperti terus-menerus memanggil namamu.

Aku kecewa, ketika hanya bisa melihatmu, mendengarmu tanpa bisa memanggil namamu.

Jalan yang berbeda, bukanlah pilihan kita. Ketika kata teman adalah kata yang berharga, kami ingin kau ada di sini. Tetap bersama, walaupun itu harus kembali menulis cerita dari awal.

Ketika musim panas itu tiba, mimpi masa depan kita akan semakin dekat. Sampai akhirpun, tetaplah ingat, jika dulu kita menulis ini bersama-sama.

Dunia ini tidaklah sesempit yang kau kira. Masih banyak hal yang bisa kita lukiskan di langit putih itu. jangan mendengarkan apa yang mereka katakan. Harapan yang besar akan kita lukiskan bersama pada lembar yang kosong ini.

Saat hujan deras seperti ini, melewati bersama kalian adalah hal yang aku inginkan. Tunggulah sebentar lagi. Jalan yang jauh ini akan segera berakhir. Jika lingkaran ini sudah sampai pada titik terakhirnya, berjanjilah akan memulainya lagi, walaupun tanpaku.

Saat hal itu adalah hal yang seharusnya tidak ada sekalipun, kami akan melindunginya. Semuanya adalah demi satu kata di antara kita.

Ketika waktu tetap berotasi, sedetikpun adalah hal yang berharga.

Biarlah kami bersamamu lagi untuk merangkai mimpi. Walaupun langit diatas tetap menangis memohon untukmu, biarlah kami bersikukuh pada keegoisan ini. walaupun hanya untuk sementara waktu.

Bolehkan aku melukis tentangmu? Melukiskan tentangmu bersama mereka dalam kelopak bunga yang berjatuhan? Tentangmu yang sendiri. Tentangmu yang selalu berusaha mengalah. Tentangmu yang selalu tersenyum untuk kami.

Ketika kami saling menyalahkan. Hembus angin berkata jika itu bukanlah apa-apa. Aku bahagia ada diantara kalian. Kenapa kalian masih belum menyadari keinginanku? Untuk ku sendiri kalian adalah lagit yang menaungiku. Seperti itulah yang kami dengar.

Ketika alunanmu terbaca dalam sebuah kertas kosong, aku sadar jika yang kau inginkan adalah pengakuan dari sekitarmu. Dunia yang luas ini seakan kau inginkan untuk memanggil namamu. Walaupun itu hanya sebuah hembusan angin kecil.

Bukankah kau juga ingin mengulang hari itu? ini adalah rahasia kita.

Ketika kami memutuskan untuk mengulang hari itu bersama-sama, perlahan suaramu hanya desiran halus yang menggelitik telingaku. Tidak, aku tidak suka ini. perlahan dan perlahan, bayangamu hanyalah sebuah bayangan semu. Bahkan langit memihak pada kami. Seakan tidak ingin kau meninggalkan kami. Untuk kesekian kalinya.

Jalan untuk kita pulang sudah dekat. Ayo pulang bersama!

Di hari yang sama, setelah musim ini berganti, jangan lupakan harapan besar yang telah kita lukiskan. Tinggal menghitung waktu dan kita akan kembali ke jalan yang telah kita pilih. Tapi jangan lupakan hari di mana ku kembali. Kembali untuk kalian. Jangan katakan pada siapapun. Ini adalah rahasia kita. Katakan selamat tinggal untuk hari ini. ingatlah cerita baru yang telah kita tulis ini.  hal berharga yang kalian berikan adalah satu kata.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s