Game of Laplace


Bahkan dia merasa bosan dengan hidupnya…

Dia hanya seorang siswa. Parasnya rupawan. Tapi dia membenci kehidupannya

Bahkan aku tidak ingin menatap mata dingin mereka. Mereka hanya seperti roda yang akan menggelinding jika didorong.

Dia berbeda. Dia memiliki rasa keingintahuan yang besar. Paras rupawannya menyerupai seorang siswi. Dia tetap berjalan dalam kerumunan manusia statis tanpa bisa melihat rupa mereka. Sampai pada saat itu tiba.

Tidak apa-apa jika aku memang menjadi tersangka dalam kasus ini. memang aku yang terakhir yang dihubungi olehnya. Tapi sungguh, aku tidak memisahkan tiap bagiannya.

Kurasa bentuk tubuh yang dijadikan kursi itu sungguh memuakkan. Tapi jujur, itu sepertinya indah.

Semua dimulai saat dia mendapat perhatian dari seseorang di depannya.

Kurasa ini seperti permainan. Memecahkan setiap puzzle yang teracak. Aku bersedia memecahkan masalah ini denganmu.

Seseorang yang berlebih dalam kehidupannya. Seseorang yang memiliki masa lalu kelam yang terpendam. Sama seperti dirinya. yang terjebak dalam kehidupan statis yang melelahkan.

Biarkan aku ikut  denganmu. Kurasa aku tahu bagaimana cara menyelesaikan suatu misteri. 

Saat semua orang hanya peduli dengan kehidupan statis mereka, seorang teman datang mengulurkan tangannya agar dia kembali.

Tidak, aku terlalu bosan dengan hari-hari ku. kurasa menyelesaikan sebuah misteri adalah hal yang menyenangkan. kau tidak usah khawatir. Ini bukanlah api yang akan membakarku.

Tanpa diketahuinya, jika sebuah sayap besar siap menghempaskannya.

Jika kau tidak ingin aku terluka, maka ikutlah denganku untuk menyelesaikan tiap puzzle yang tercecer. kita bertiga akan menyelesaikannya bersama. Bagaimana?

Senyum polos itu bukanlah dia yang sesungguhnya. Jauh dalam dirinya, terdapat lubang kesedihan yang tak seorangpun tahu seberapa dalamnya. Termasuk orang terdekatnya.

Hei, apakah kau menganggap mereka menangis? Mereka tidak menangis. Mereka meluapkan amarah mereka. Dapatkah kau merasakan rasa benci mereka?

Ketika sayap itu terbentang, mendekapnya bersama kedua orang temannnya. Wajah yang tersembunyi dalam balutan kebencian. Membawa mereka bertiga dalam sebuah lingkaran kepedihan.

Hei, biarkan aku ikut bersamanya. Kalian berdua berdiamlah di sini. Yang dia inginkan adalah aku. Untuk menemaninya menuju titik terang dari dunia ini. mungkin ini yang terbaik. Kalian selesaikanlah sisanya. Jangan biarkan manusia-manusia ini termakan oleh rasa sedihnya. Biarkan kami berdua yang mengakhiri.

Saat di mana manusia terjebak dalam rasa jenuh mereka. Saat rasa benci terhadap diri sendiri. Semua itu akan diakhiri dalam waktu yang singkat.


Ini adalah sebuah permainan. Seperti menemukan atau ditemukan. Terkadang menerapkan permainan dalam setiap kehidupanmu bukan hal yang buruk.

Kau akan menjadi katalis yang akan membuat orang merubah pikirannya.

Ketika dentang jam menujukkan akhir dari ini, sayap itu terbagi menjadi jutaan kupu-kupu yang menggantikan sebuah kematian. Membuktikan sebuah hukum yang tercipta dengan sengaja. Seperti dua puluh muka yang diciptakan dari sebuah kekosongan.

Dalam kesunyian ini, aku ingin di temukan seseorang. Terbang tinggi di langit bebas tanpa adanya jerat kesedihan. Dengan sepasang sayap rapuhnya.


 

saya cuma lagi kurang kerjaan di tengah malam setelah nonton sesuatu. ini cuma deskripsi saya tentang anime Ranpo Kitan: game of Laplace. khususnya tentang characternya, Kobayashi, Akechi, Hashiba, dan Namikoshi. saya jatuh cinta ke anime ini udah lama sih, tapi masih suka xD

ini ceritanya saya maksa nulis setelah chit-chat singkat bersama teman saya suci xD yohooo, tulisan ini kesannya pasti maksa banget deh. secara ya, dalam waktu 30 menit, baca sekilas, langsung post. pfftttt, sambil bayangin Kobayashi yang unyu lagi. buh lah wes. ancur OTL

CUKUPLAH SAYA NYEPAM #CAPS

btw, more details for anime click here. This’s summer anime. 🙂

Advertisements

One thought on “Game of Laplace

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s