Duka yang Bisu


kalian berbicara tentang tahun-tahun antara masa kanak-kanak dan masa remaja sebagai masa keemasan yang bebas dari rasa duka dan segala aturan, namun aku menyebut masa itu sebagai masa duka yang bisu
yang jatuh laksana benih ke dalam hatiku
dan tumbuh bersamanya
dan tak dapat mencari jalan keluar ke dalam dunia ilmu pengetahuan dan kebijaksanaan sampai cinta datang membukakan pintu-pintu hati menerangi sudut-sudutnya
cinta datang padaku dengan lidah dan air mata

Duka yang bisu, dalam sayap-sayap putih. Kahlil Gibran.

Advertisements

One thought on “Duka yang Bisu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s